Banding PSIS Didukung Walikota Semarang

Agen casino sbobet – Upaya banding yang dilakukan PSIS terhadap sanksi yang dijatuhkan Komisi Disiplin PSSI mendapat dukungan Walikota Semarang Hendrar Prihadi. Menurut Walikota, PSIS bukan sekedar klub, namun memiliki sejarah panjang dalam mempersatukan warga Semarang.

“Okelah kalau PSIS berbuat salah. Saya mendukung kalau terkena sanksi, namun yang perlu diingat, sanksi itu selain memberi efek jera, juga harus menyadarkan dan mendidik. Jangan sampai orang tak berani melanggar aturan hanya karena takut, tapi tanpa kesadaran,” kata Hendrar kepada Liputan6.com, Kamis 4/12/2014).

Hendrar berharap dengan upaya banding itu sanksi yang diterima PSIS dan pemain bisa diringankan. Terutama para pemain yang dilarang beraktivitas dalam sepak bola seumur hidup dan denda Rp 200 juta.

”Kami percaya manajemen akan melakukan hal terbaik. Mereka tahu alur-alur yang harus dijalankan, terutama terkait banding. Kami mendukung agar manajemen segera melakukannya. Mudah-mudahan PSIS akan menjadi lebih baik,” kata Hendrar.

Ditambahkan, dengan adanya sanksi larangan beraktifitas di sepak bola seumur hidup, sama saja dengan mematikan hasrat anak-anak muda menekuni sepakbola sebagai jalan hidup. Para pemain itu butuh pekerjaaan untuk memberi nafkah kepada keluarga. Karena itu, persoalan ini jauh lebih penting untuk segera dipikirkan seluruh pihak terkait.

Sanksi yang diberikan Komdis PSSI terhadap PSIS memang sangat berat. Idealnya, Komdis PSSI lebih bijaksana dalam mengambil keputusan. Apalagi secara tim PSIS sudah didiskualifikasi dari delapan besar, jika ditambah sanksi kepada personal pemain, tentu menjadi hukuman ganda.

CEO PT Mahesa Jenar Semarang AS Sukawijaya yang mengelola PSIS menyebutkan bahwa memori banding telah selesai disusun dan siap diajukan Jumat (5/12/2014). Tim advokasi itu beranggotakan delapan personel, yakni Sutrisno (dosen), Yakub Adi Krisanto (Ketua Komdis PSSI Jateng), M Reza Kurniawan (Ketua Peradi Semarang), A Dwi Nuryanto, Paulus Sirait, R Agung Utoyo, Tri Yunianto dan Lina Apriliani.

”Kami tengah mempersiapkan memori banding untuk seluruh personel terhukum dalam satu payung. Saat ini tinggal tahap finalisasi,” kata Kairul Anwar yang juga General Manager PSIS itu.

Untuk mengajukan banding ini PSIS harus mengeluarkan Rp 230 juta. Hal itu karena PSSI mematok angka Rp 10 juta untuk tiap kasus banding.

Tags: ,

Related Posts:

Muller Didiagnosa Menderita Penyakit Alzheimer Gerd Muller adalah legenda Jerman...

Jose Mourinho Ingin Boyong Eks ‘Anak Emasnya’ ke Chelsea Mourinho...

Prediksi Skor Arsenal vs Chelsea Tgl 26 April 2015 Agen...

Prediksi Skor Barcelona vs Sevilla Tgl 12 Agustus 2015 Pada...