Eibar Vs Madrid: Benitez Jadi Sorotan

Eibar Vs Madrid: Benitez Jadi Sorotan

Manager Madrid Rafael Benitez menghadapi ujian berat ketika bertamu ke kandang Eibar di stadion Ipurua, Hari Minggu (29/11). Walau bukan tim besar, Eibar akan menjadi ujian berat bagi eks manager The Reds serta Napoli itu.

Selepas kalah dalam dua pertandingan beruntun (0-4 dari Barca di markas serta 2-3 dari Sevilla) di liga domestik, tiga gol beruntun Shakhtar Donetsk pada kemenangan 4-3 Madrid di Liga Champions menempatkan Benitez dalam sorotan. Sebabnya gol itu terjadi selepas “Real Madrid” mencetak empat gol lebih dulu.

Laga nanti pun bukan sekadar demi tiga angka. Madrid yang mempunyai pasukan termahal 715 juta euro juga dituntut untuk menang meyakinkan atas Eibar sebagai empunya pasukan termurah, kurang dari 40 juta euro di Liga Spanyol.

“Kami harus tetap fokus hingga peluit akhir. Mereka (Eibar) tim dengan intensitas tinggi. Mereka mempunyai rencana permainan yang terang serta bermain sepak bola yang sangat baik. Kami perlu untuk mempertahankan intensitas tinggi kami,” kata Benitez sebagaimana dikutip Football Espana.

Tes dari Eibar semakin terasa selepas tim ibukota itu mengalami krisis pesepakbola belakang. Defender kiri Marcelo cedera paha, Sergio Ramos cedera bahu, serta Raphael Varane memperoleh masalah hamstring pada tengah pekan lalu. Tak hanya itu, pemain tengah Isco pun harus absen karna memperoleh kartu merah ketika melawan Barca.

“Di lapangan kami akan bekerja dengan pesepakbola yang ada. Koordinasi para pesepakbola ialah cara agar cedera terlihat tak begitu penting. Kami akan mengevaluasi keadaan Sergio dengan dokter, namun aku benar-benar yakin dengan Nacho serta Pepe,” Benitez menjelaskan.

Menghadapi Eibar, juga menjadi peluang manager kelahiran Madrid ini untuk memperbaiki penampilan sektor belakangnya. Wajar, dalam tiga laga pamungkas, “Real Madrid” telah kebobolan sembilan gol di semua ajang.

“Pada laga pamungkas kami kebobolan dua kali dari set pieces, serta itu hanya masalah konsentrasi saja. Selama semua orang mengetahui itu, kami akan kembali menjadi tim dengan kebobolan paling sedikit di Eropa,” kata manager berumur 55 tahun ini.

Eibar mempunyai modal tak terkalahkan dalam tiga pertandingan pamungkas menjelang menghadapi Madrid. Tim asal Basque ini hanya mengalami satu kekalahan dalam enam pertandingan pamungkas di Ipurua ketika dikalahkan Atletico Madird, September lalu. Keadaan itu juga yang menjadikan “Ameros” berada di peringkat ketujuh klasemen sedangkan selepas 12 laga.

Pada awal musim ini Eibar cukup memberikan kejutan dengan mengalahkan Athletic Bilbao 2-0 di markas sendiri. Lalu memberikan catatan mengesankan dalam pertandingan tandang menghadapi Sevilla, Celta Vido, serta Villareal.

“Kami tak akan berubah karena lawan yang dihadapi ialah Real. Kami melakukan hal yang sama di Nou Camp. Ini tentang menjadi diri sendiri serta itulah Eibar,” ujar manager Jose Luis Mendilibar.

Manager berumur 54 tahun ini juga akan mewaspadai kebangkitan Madrid. “Mereka tak mempunyai banyak masalah dengan kemasukkan gol. Mereka tahu, bahwa dalam situasi normal mereka akan mencetak lebih banyak gol dari pihak lawan,” Mendilibar mengingatkan.

Related Posts:

Ancelotti Buka Kesempatan Melatih MU Pelatih berpaspor Italia yakni Carlo...

Agen judi – Duel Boxing Day bakal terhampar malam ini. Salah satunya...

Agen Sbobet – Ada uforia positif jelas akan menaungi Vicente...

Agen 338a – Dokter Timnas Indonesia, Syarif Alwi mengakui para pemain sempat...