Menanti Drama di Babak 16 Besar Liga Champions

Fansbetting.co – Liga Champions Eropa bakal memasuki babak 16 besar. Sajian menarik dipastikan akan menghiasi fase menentukan ini. Pasalnya, ada beberapa tim papan atas yang justru harus puas menjadi runner up grup.

Madrid, Paris Saint-Germain, ManCity, serta Bayern Munchen ialah tim yang lolos ke babak 16 besar dengan status runner up. Mereka mempunyai peluang besar bertemu dengan The Gunners,Barca, Juventus, serta Atletico Madrid.

Lainnya itu, dengan status jawara grup ada pula tim kuda hitam sebagaimana AS Monaco, Borussia Dortmund, serta Napoli yang dapat mengejutkan mereka para runner up favorit. Semuanya ini baru dapat tampak saat UEFA menggelar drawing pada Hari Senin 12 Desember 2016 yang akan datang.

Ketentuan dalam drawing nanti ada tiga poin. Pertama bakal ada dua pot yang berisi jawara grup serta runner up. Kedua, tim yang telah bertemu di penyisihan sebagaimana The Gunners serta Paris Saint-Germain takkan kembali bentrok di 16 besar.

Perihal penentuan pertandingan markas, mereka yang berstatus sebagai jawara grup bakal meraih peluang apalagi dahulu serta leg pertama bakal diawali pada 14/15 serta 21/22 Februari 2017. Untuk leg kedua, UEFA menjadwalkan bakal berlangsung pada 7/8 serta 14/15 Maret 2017.

Penyesalan Gagal Jawara Grup

Gagal menjadi jawara Grup F karena kalah dari Dortmund menjadikan Madrid bekal berhadapan dengan para jawara grup. Mereka mempunyai peluang menjadi lawan bagi The Gunners, Barca, serta Atletico Madrid di babak 16 besar.

Walau hanya sebagai runner up, tapi pasukan didikan Zinedine Zidane tetaplah menakutkan. Di awal musim ini, mereka telah tidak pernah terkalahkan dari 34 laga. Raihan itu menyamai yang pernah terjadi di era sebelumnya.

Tapi, kegagalan ini dianggap sebuah kesalahan bagi seorang bomber Madrid, Karim Benzema. Pesepakbola asal Prancis tersebut merasa kemenangan di depan mata yang digagalkan Dortmund dalam laga pamungkas grup harus disesali semua pesepakbola.

Saat itu mereka telah unggul 2-0, hingga saat laga berakhir wakil Jerman mampu menyamakan kedudukan. “Kami ingin menang di pertandingan tersebut, tapi kami tahu Borussia Dortmund ialah tim yang sangat bagus,” ujar Benzema sebagaimana dikutip Marca.

Senada dengan Benzema, sang juru taktik, Zidane akui tak puas melihat penampilan skuad besutannya di babak kedua melawan Dortmund. Walaupun, CR7 serta kawan-kawan dinilainya mempunyai kesempatan untuk mencetak gol lebih banyak.

“Kami harus menjaga permainan dengan tepat sampai pertandingan selepas. Kami punya banyak kesempatan mencetak gol ketiga. Namun kami malah membiarkan Dortmund bangkit,” keluh Zidane dilansir dari Sky Sports.

Kegagalan menjadi jawara grup juga disesali oleh PSG. Malahan pemiliknya, Nasser Al-Khelaifi amat marah mendapati hasil imbang 2-2 melawan Ludogorets Razgrad di laga pamungkas grup. Walaupun di atas kertas, Les Parisiens diprediksi menang enteng.

“Sebelum laga, kami memuncaki grup serta target kami ialah tetap bertahan di posisi itu. Kami mempunyai kesempatan untuk mencetak gol, namun menjadikan blunder fatal yang harus dibayar dengan dua gol.” ungkapnya sebagaimana dikutip laman resmi klub.

Akibat hasil imbang tersebut, PSG harus merelakan posisi puncak kepada The Gunners yang ketika tandang ke markas Basel berhasil menang telak 4-1. Klasemen akhir Grup A dikuasai oleh Meriam London yang mendapat 14 poin, serta Les Parisiens mesti puas dengan 12 poin.

Hindari Lawan Berat
Dengan komposisi yang ada kini, setiap tim yang bakal bertanding di babak 16 besar telah pasti berkeinginan dapat terhindar dari lawan berat. Begitu pula dengan mereka yang berada di posisi pot 2 nanti. Zidane malahan telah terang-terangan tidak ingin bertemu dengan Juventus.

“Saya tak mau menghadapi Juventus karena dua alasan. Namun, kami tak dapat melakukan apa pun dengan itu, serta hanya raih menunggu hasil undian pada Hari Senin (13 Desember 2016),” ujar Zidane,sebagaimana dilansir dari Sports Mail.

Begitu pula dengan Massimiliano Allegri, manager Juventus. Ia sangat berkeinginan, berada di pot 1 sebagai jawara grup bakal memberikan dampak positif bagi tim besutannya. “Kita harus melihat apakah berada di pot 1 bakal memberikan yang terbaik,” katanya.

Meski begitu, masih ada suara-suara yang lantang menyatakan ketidaktakutan mereka melawan tim papan atas. Pelatih The Gunners, Arsene Wenger memilih untuk menerima siapa pun lawan yang bakal diperoleh ketika drawing nanti.

“Kami mungkin saja berkata, aku tak ingin melawan tim ini atau tim itu. Namun itu justru menjadikan kami tampak rendah diri,” ujar Wenger dikutip Soccerway.

“Kami dapat saja bakal melawan Madrid, salah satu favorit jawara. Walau demikian, kami tetap mempunyai kesempatan untuk melaju ke babak berikutnya,” imbuh lelaki asal Prancis tersebut.

Lain lagi dengan bomber Juventus, Paulo Dybala. Ia mempunyai kepercayaan diri tinggi dapat mengalahkan siapa pun lawan di babak 16 besar karena optimistis pasukan Si Nyonya Tua kini dapat bersaing dalam perebutan gelar jawara Liga Champions.

“Saya tak memikirkan siapa lawan yang bakal kami hadapi. Pasalnya, kami tak takut kepada siapa pun. Dengan para pesepakbola yang kami miliki, kami dapat mengalahkan lawan mana pun,” kata Dybala dilansir Football Italia.

Related Posts:

Fansbetting.co – CEO The Reds Ian Ayre mengumumkan, klub mencatatkan...

Fansbetting.co – Steven Gerrard memastikan bahwa dia tak bakal mengambil...

Fansbetting.co – Madrid bakal menjamu ManCity di leg pertama babak...

Juventus Telah Temukan Calon Pengganti Tevez Cara Daftar Sbobet -Rumor...