Zidane Diharap Punya Pengaruh Seperti Guardiola di Barca

Fansbetting.co – Zinedine Zidane akhirnya diberi kepercayaan untuk menangani Madrid. Tak terlalu sukar untuk mengira, apa yang diinginkan Real Madrid, yakni efek yang sama sebagaimana Pep Guardiola di Barca.

Dikutip dari Sports Mail pada Hari Selasa, 5 Januari 2016, Barcelona berjudi pada 2008 ketika mengangkat posisi Guardiola dari tim Barcelona B, menjadi manager tim utama. Alhasil 14 trofi dalam empat tahun.

Keadaan Zidane tak berbeda jauh, karena ia juga menangani tim muda Madrid sebelumnya. Ketika itu, Guardiola baru berumur 38 tahun. Kini, Zidane 43 tahun, serta tentunya diharap lebih matang dibandingkan Guardiola.

Lainnya banyak keraguan, ada asa besar dalam penunjukan Zidane. Terlebih, sebagai pemain, eks bintang timnas Prancis, Madrid, serta Juventus, itu punya kemampuan yang tampak lebih superior dibandingkan Guardiola.

Sayangnya, sebagai Pelatih, citranya tak memberi cukup banyak alasan untuk menjadi berhasil. Zidane kembali ke Madrid pada 2014, tanpa mendapat lencana kepelatihan yang tepat di musim pertamanya.

Zidane gagal mencapai target, untuk mengangkat Castilla kembali ke divisi dua Spanyol. Direksi di Madrid berkeinginan, dua posisi berbeda yang menjadi penyebab kegagalan Zidane. Tim inti Madrid bertabur bintang, berbeda dengan Castilla.

Wonderkid Norwegia, Martin Odegaard, tak dapat berkembang dalam penanganan Zidane. Cara Zidane menangani tim muda terang berbeda dengan Guardiola, yang berhasil mengangkat penampilan tim Barca B.

Meski tak sukses dengan pesepakbola muda, Zidane punya hubungan baik dengan sebagian besar pesepakbola senior Madrid. Ia sangat dekat dengan Karim Benzema serta Raphael Varane, juga tak punya masalah dengan CR7.

Salah satu bintang yang berpotensi tidak akur dengan Zidane ialah Gareth Bale. Striker asal Wales itu, menikmati permainan di era Benitez. Ia juga menjadi tumpuan Presiden Madrid Florentino Perez, dalam membangun pasukan baru Madrid.

Menjadi pertanyaan selanjutnya, bagaimana Zidane akan memanfaatkan Bale. Ia tak mungkin memuaskan semua pesepakbola, yang artinya dapat muncul kekecewaan. Kesulitannya berhubungan dengan pesepakbola muda, dapat jadi penghalang.

Related Posts:

Judi Bola Online – Ada hubungan antara model seksi Helen...

Fansbetting.co – Atletico Nacional terpilih sebagai peraih penghargaan FIFA Fair...

Fansbetting.co – Kapten AS Roma, Francesco Totti, akui kecewa dengan...

Fansbetting.co – Eks Pelatih The Reds, Brendan Rodgers sudah resmi...